Bupati Muaro Jambi Paparkan Strategi Sukses Penurunan Stunting di Hadapan Gubernur Jambi

Jambinews.id - Jambi, 2 Juli 2025 — Bupati Muaro Jambi Dr. Bambang Bayu Suseno, S.P., M.M., M.Si., bersama Wakil Bupati Junaidi H. Mahir, memaparkan capaian dan strategi Pemerintah Kabupaten Muaro Jambi dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting Tahun 2024. Paparan tersebut disampaikan dalam acara penilaian kinerja aksi konvergensi percepatan penurunan stunting kabupaten/kota se-Provinsi Jambi Tahun 2025, yang digelar di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi, Rabu (2/7/2025).

Dalam paparannya, Bupati Bambang Bayu Suseno (BBS) menyampaikan bahwa Kabupaten Muaro Jambi berhasil menurunkan prevalensi stunting secara signifikan dalam tiga tahun terakhir. Pada tahun 2021, angka stunting tercatat sebesar 27,2%, dan berhasil ditekan hingga 12% pada tahun 2023.

“Keberhasilan ini merupakan hasil kerja sama seluruh pihak, mulai dari pemerintah daerah, tenaga kesehatan, hingga masyarakat yang ikut berpartisipasi aktif dalam upaya percepatan penurunan stunting,” ungkap BBS.

Lebih lanjut, Bupati BBS memaparkan sejumlah praktik baik (best practices) yang telah dilakukan Pemkab Muaro Jambi, di antaranya:

  • Warung Stunting Kecamatan Mestong, program pemberian makanan bergizi bagi anak-anak penderita stunting.
  • ES Krim (Induk Semang Kemiskinan Ekstrem), inovasi daerah yang menghubungkan penanganan kemiskinan ekstrem dengan kasus stunting.
  • Program BAAS (Bapak Asuh Anak Stunting), yang telah meraih penghargaan dari Gubernur Jambi dan BKKBN RI.
  • Kerja sama dengan Tanoto Foundation yang menghasilkan Peraturan Bupati Muaro Jambi Nomor 24 Tahun 2024 tentang Strategi Komunikasi Perubahan Perilaku dalam pencegahan dan percepatan penurunan stunting.

Bupati juga memberikan apresiasi kepada Tim TP3S (Tim Percepatan Penurunan Prevalensi Stunting) dan Tim Genting (Gerakan Anti Stunting) atas sinergi dan kekompakan dalam pelaksanaan program di lapangan. Ia berharap semangat kolaborasi ini terus terjaga sehingga Muaro Jambi dapat menurunkan angka stunting secara lebih signifikan di tahun-tahun mendatang.

Dalam kesempatan tersebut, Pemkab Muaro Jambi juga menerima penghargaan berupa Piagam Kategori Tren Penurunan Stunting dari Pemerintah Provinsi Jambi atas capaian kinerja yang baik dalam pelaksanaan 8 Aksi Konvergensi Tahun 2024.

Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi H. Abdullah Sani dalam sambutannya menegaskan pentingnya percepatan penurunan stunting guna meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Provinsi Jambi.

Adapun Gubernur Jambi H. Al Haris dalam arahannya menyampaikan bahwa penanganan stunting di Jambi harus dilakukan secara lintas sektor dan berkelanjutan. Ia menekankan, selain fokus pada sektor kesehatan, pemerintah daerah juga perlu memperhatikan aspek lingkungan, ekonomi, dan pendidikan sebagai faktor pendukung utama dalam menurunkan angka stunting di Provinsi Jambi.

“Penurunan stunting bukan hanya soal gizi dan kesehatan, tetapi juga menyangkut perubahan perilaku, sanitasi, serta pemberdayaan ekonomi keluarga,” ujar Gubernur Al Haris.

Acara ini menjadi momentum penting bagi seluruh kabupaten/kota di Provinsi Jambi untuk memperkuat komitmen dan strategi bersama dalam mewujudkan Provinsi Jambi bebas stunting di masa mendatang.