Pentingnya Pendidikan Gender Sejak Dini, Program Studi Ilmu Politik Jurusan Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Fakultas Hukum Universitas Jambi Laksanakan Pengabdian di SMAN 11 Kota Jambi




Sekolah Kebijakan: Penyusunan Kebijakan Responsif Gender di Lingkungan SMAN 11 Kota Jambi



Jambi News - Jambi, 27 Agustus 2025 Program Studi Ilmu Politik Universitas Jambi menyelenggarakan kegiatan pengabdian kepada masyarakat dengan judul “Sekolah Kebijakan: Penyusunan Kebijakan Responsif Gender di Lingkungan SMAN 11 Kota Jambi” sebagai upaya memperkuat pemahaman dan keterampilan praktis siswa maupun tenaga pendidik dalam implementasi kebijakan yang peka terhadap isu kesetaraan gender.


Kegiatan yang berlangsung di SMAN 11 Kota Jambi ini diikuti oleh siswa, guru, serta perwakilan dari organisasi sekolah . Dengan metode partisipatif, para peserta diajak untuk mengidentifikasi persoalan yang muncul terkait kesenjangan gender di lingkungan sekolah, sekaligusmerumuskan strategi penyelesaian dalam bentuk kebijakan internal sekolah yang lebih inklusif.



Suasana kegiatan berlangsung interaktif. Para peserta terlihat antusias mengikuti setiap sesi yang dipandu oleh tim fasilitator dari Dosen Program Studi Ilmu Politik Universitas Jambi . 


Mereka tidak hanya mendengarkan pemaparan materi, tetapi juga aktif mengidentifikasi berbagai persoalan yang kerap muncul di lingkungan sekolah, mulai dari stereotip peran laki-laki dan perempuan, hingga praktik diskriminasi yang masih terjadi secara tidak disadari.


Ketua Pelaksana Sutri Destemi Elsi, S.IP.,M.IP dalam sambutannya menegaskan pentingnya kegiatan ini bagi generasi muda. “Sekolah adalah ruang yang paling dekat dengan anak-anak kita. Jika sejak dini mereka sudah dibekali pemahaman tentang kesetaraan dan keadilan gender, maka ke depan mereka akan menjadi agen perubahan yang berani menyuarakan keadilan dalam setiap kebijakan,” ujarnya.


Melalui metode partisipatif, siswa diajak menyusun rancangan kebijakan yang lebih responsif gender. Para peserta berkelompok, berdiskusi, lalu menuliskan gagasan tentang bagaimana sekolah seharusnya mengatur kegiatan, tata tertib, dan kebijakan internal agar ramah bagi semua siswa tanpa diskriminasi. 


Salah seorang siswa menyampaikan pengalamannya setelah mengikuti kegiatan ini. “Ternyata banyak hal kecil yang selama ini luput dari perhatian kita, seperti pembagian peran dalam organisasi sekolah atau cara guru memberi contoh di kelas. Setelah ikut kegiatan ini, saya jadi lebih paham pentingnya memperlakukan semua orang secara adil tanpa membedakan gender,” ungkapnya dengan semangat.


Pada akhir kegiatan, dirumuskan beberapa rekomendasi kebijakan yang dapat menjadi rujukan bagi pihak sekolah. Rekomendasi tersebut mencakup aspek tata tertib, kegiatan ekstrakurikuler, serta mekanisme pelaporan apabila terjadi praktik diskriminasi.


Kegiatan Sekolah Kebijakan ini tidak hanya menghasilkan dokumen rekomendasi, tetapi juga menanamkan kesadaran kolektif bahwa kesetaraan gender adalah fondasi penting bagi terciptanya lingkungan belajar yang sehat. 


Harapannya, SMAN 11 Kota Jambi dapat menjadi sekolah percontohan dalam menerapkan kebijakan responsif gender, sekaligus menginspirasi sekolah-sekolah lain di Jambi.