Jambinews.id - Jambi - Jajaran pimpinan Dewan Pimpinan Majelis Ulama Indonesia (DP MUI) Provinsi Jambi melakukan kunjungan silaturahmi ke Mapolda Jambi pada Kamis (29/1/2026). Pertemuan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat sinergitas antara ulama dan aparat penegak hukum di wilayah Provinsi Jambi.
Ketua Umum MUI Provinsi Jambi, Dr. H. M. Umar Yusuf, M.H.I, menyatakan bahwa sinergi antara aparat kepolisian dan pemuka agama merupakan salahsatu faktor krusial dalam memelihara stabilitas wilayah.
"Polisi harus bersinergi dengan ulama," ujar Dr. Umar Yusuf di hadapan jajaran pimpinan Polda Jambi.
Kedatangan rombongan MUI disambut langsung oleh Kapolda Jambi, Irjen Pol. Krisno H. Siregar, S.I.K., M.H., didampingi oleh Wakapolda Jambi Brigjen Pol. M. Mustaqim, S.I.K., serta jajaran pejabat utama Polda Jambi.
Dalam dialog tersebut, Kapolda Jambi menekankan pentingnya peran strategis MUI dalam merespons dinamika sosial yang berkembang di masyarakat. Secara khusus, Kapolda menyoroti isu sensitif yang tengah menjadi perhatian publik di Jambi.
“MUI harus bisa mencermati isu-isu aktual dan menyumbangkan pemikiran terhadap isu tersebut, seperti yang baru-baru ini terjadi antara guru dan murid di Jambi,” tegas Irjen Pol. Krisno H. Siregar.
Pertemuan yang berlangsung hangat ini turut dihadiri oleh jajaran lengkap DP MUI Jambi, di antaranya:Dr. Drs. H. Arman Syafaat, M.M (Wakil Ketua Umum), Ir. H. Haviz Husaini, M.M (Wakil Ketua Umum), Prof. Dr. H. Lukman Hakim, S.Ag. M.Pd.I (Sekretaris Umum), H. Muslim Rizal, SE, M.Si (Bendahara Umum), Drs. Rahmadi, M.H.I (Sekretaris Bidang Fatwa), dan Ir. H. Sepdinal, M.Si (Ketua Bidang Infokom dan Digital).
Sementara itu, dari pihak Polda Jambi turut mendampingi Dirintelkam Kombes Pol. Yuli Haryudo, S.E, Dirbinmas Kombes Pol. Henky Poerwanto, S.I.K., M.M, dan Kabid Humas Kombes Pol. Erlan Munaji, S.I.K., M.Si.
Kunjungan ini diakhiri dengan komitmen bersama untuk terus menjalin komunikasi intensif demi memastikan setiap permasalahan sosial di Jambi dapat diselesaikan dengan pendekatan yang humanis dan religius.

