Jambinews.id | Kota Jambi - Gedung Judo Provinsi Jambi menjadi saksi lahirnya sejumlah prestasi muda dalam Kejuaraan Tarung Derajat Piala Wali Kota Jambi Cup III Tahun 2026. Setelah berlangsung selama tiga hari, 25 - 27 September 2026, kejuaraan tersebut resmi ditutup Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., pada Minggu sore (27/9/2026).
Ajang yang diikuti atlet dari berbagai daerah di Provinsi Jambi itu tidak sekadar menjadi arena perebutan medali. Di balik pertarungan para atlet muda, terdapat proses panjang pembinaan disiplin, keberanian, sportivitas dan ketangguhan—nilai-nilai yang dinilai penting dalam membentuk karakter generasi muda.
Pada kejuaraan tersebut, Satuan Latihan (Satlat) Alam Barajo berhasil meraih juara umum setelah mengumpulkan 10 medali emas, 8 perak dan 8 perunggu. Posisi berikutnya ditempati Satlat Jelutung dengan 7 emas, 3 perak dan 6 perunggu, sedangkan Satlat Kantor Gubernur meraih 6 emas, 4 perak dan 4 perunggu.
Bagi Pemerintah Kota Jambi, capaian tersebut menjadi bagian dari proses pembinaan olahraga sekaligus investasi karakter. Wali Kota Maulana menyampaikan apresiasi kepada Pengurus Cabang KODRAT Kota Jambi, panitia, para pelatih dan orang tua yang terus mendukung pembinaan atlet Tarung Derajat.
“Kegiatan ini sangat positif untuk membentuk karakter yang disiplin, tangguh, dan berjiwa sportif. Ini menjadi salah satu cara efektif membentengi generasi muda kita dari potensi kenakalan remaja maupun aksi tawuran di Kota Jambi,” ujar Maulana.
Pesan tersebut menempatkan olahraga bela diri bukan semata-mata sebagai aktivitas kompetitif. Di dalam latihan terdapat proses pembentukan kebiasaan: disiplin mengikuti latihan, menghormati pelatih dan lawan, mengendalikan emosi serta menerima kemenangan maupun kekalahan secara sportif.
Karena itu, pembinaan atlet usia muda membutuhkan dukungan yang lebih luas. Prestasi di arena pertandingan merupakan salah satu hasil dari proses yang berlangsung jauh sebelumnya—mulai dari latihan, pendampingan pelatih hingga dukungan keluarga.
Pemkot Jambi menyatakan komitmennya untuk terus mendukung pembinaan atlet lokal melalui penyediaan sarana dan prasarana olahraga. Dukungan tersebut diarahkan agar atlet-atlet muda memiliki ruang untuk berkembang dan dapat membawa nama Kota Jambi maupun Provinsi Jambi pada kompetisi yang lebih tinggi.
Dalam penutupan kejuaraan, Maulana juga menyerahkan bantuan perlengkapan bertarung berupa body protector, helm pelindung dan sarung tinju. Perlengkapan tersebut ditujukan untuk menunjang kualitas latihan sekaligus aspek keselamatan atlet selama menjalani proses pembinaan.
Pada akhirnya, Piala Wali Kota Jambi Cup III tidak hanya meninggalkan daftar peraih medali. Lebih dari itu, kejuaraan menjadi ruang pertemuan antara prestasi dan pendidikan karakter tempat anak-anak muda belajar bahwa keberanian perlu berjalan bersama disiplin, kekuatan harus dikendalikan dengan sportivitas, dan kemenangan merupakan bagian dari proses panjang pembentukan diri.
Dari arena Tarung Derajat, pesan yang dibawa pulang bukan hanya tentang siapa yang berdiri sebagai juara, tetapi juga bagaimana olahraga dapat menjadi ruang tumbuh bagi generasi muda Kota Jambi yang disiplin, tangguh dan mampu menghargai orang lain.
