Rektor UIN STS Jambi Hadiri Wisuda Ke-4 IAI Muhammad Azim Jambi



Jambinews.id - Kota Jambi  Rektor Universitas Islam Negeri Sulthan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi sekaligus Koordinator Kopertais Wilayah XIII, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., menghadiri Sidang Senat Terbuka dalam rangka Wisuda Sarjana ke-4 Institut Agama Islam Muhammad Azim (IAIMA) Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Maulidia Convention Center, Rabu (14/1/2026).


Wisuda kali ini mengusung tema “Mengukuh Generasi Berilmu, Berakhlak dan Berjiwa Islamic Entrepreneurship” dan meluluskan sebanyak 210 wisudawan dan wisudawati dari berbagai program studi.



Acara tersebut turut dihadiri Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., Wali Kota Jambi sekaligus Pendiri Yayasan Ahsanta Jambi (IAIMA Jambi) Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., jajaran pimpinan perguruan tinggi, unsur Forkopimda, serta tamu undangan lainnya.



Dalam sambutannya, Prof. Dr. H. Kasful Anwar menyampaikan apresiasi atas capaian IAIMA Jambi yang terus berkembang hingga saat ini.


“Atas nama Koordinator Kopertais Wilayah XIII sekaligus Rektor UIN STS Jambi, saya mengucapkan selamat kepada 210 wisudawan dan wisudawati IAI Muhammad Azim Jambi. Saya juga memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yayasan Ahsanta Jambi yang telah mengembangkan IAIMA Jambi hingga hari ini,” ujarnya.


Dalam orasi ilmiahnya, Prof. Kasful menekankan bahwa peran gelar akademik di era ekonomi global yang disruptif telah mengalami pergeseran. Menurutnya, ijazah kini bukan lagi tujuan akhir, melainkan pintu masuk awal ke dunia kerja.


“Nilai sejati seorang sarjana di masa depan tidak hanya diukur dari gelar, tetapi dari dampak nyata yang diberikan kepada lingkungan dan tempat kerjanya,” jelasnya.


Ia juga menyoroti masih adanya kesenjangan antara dunia pendidikan dan dunia kerja (skills gap), serta pentingnya kemampuan lifelong learning. Selain itu, Prof. Kasful menegaskan bahwa perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan otomasi telah mengubah karakter dan jenis pekerjaan.


Lebih lanjut, ia menguraikan tiga pilar kekuatan sarjana masa kini, yakni kemampuan adaptasi, kemampuan mensintesis teori dengan empati sosial, serta integritas etis di tengah era algoritma.


“Di tengah banjir informasi, sarjana harus menjadi kompas moral. Di sinilah letak perbedaan antara mesin yang pintar dan manusia yang berpendidikan,” tegasnya.


Menutup orasi, Prof. Kasful berpesan agar para wisudawan memandang gelar sebagai amanah, menguasai kompetensi abad ke-21, serta bekerja dengan jiwa entrepreneurship dalam bidang apapun yang digeluti.


Sementara itu, Wakil Gubernur Jambi Drs. H. Abdullah Sani, M.Pd.I., menyampaikan rasa syukur dan kebahagiaannya dapat menghadiri wisuda ke-4 IAIMA Jambi.
“Kita berbahagia dapat bersilaturahmi dan mengikuti wisuda ini. Harapan dan doa kita semoga seluruh wisudawan diberkahi Allah SWT,” ujarnya.


Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Jambi dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia, sebagaimana menjadi salah satu misi utama Gubernur Jambi sejak 2021. Menurutnya, perguruan tinggi harus berani tampil berbeda dan inovatif, termasuk IAIMA Jambi.


Pada kesempatan yang sama, Wali Kota Jambi sekaligus Pendiri Yayasan Ahsanta Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M., menyampaikan apresiasi atas kehadiran Rektor UIN STS Jambi.


“Terima kasih atas kehadiran Prof. Kasful Anwar yang sangat aktif dalam berbagai kegiatan. Bahkan dalam satu minggu bisa tiga kali bertemu saya, selain perannya sebagai Rektor UIN STS Jambi, beliau juga Ketua Umum MUI Kota Jambi,” ungkapnya.


Wisuda ke-4 IAIMA Jambi ini diharapkan menjadi momentum lahirnya sarjana - sarjana muslim yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga berakhlak mulia dan memiliki jiwa kewirausahaan Islami.