BKMT Provinsi Jambi Gelar Pengajian Awal Ramadan, Angkat Tema “Akhlakmu yang Mengantarmu ke Surga”


Jambinews.id - Jambi - Pengurus Wilayah Badan Kontak Majelis Taklim (PW BKMT) Provinsi Jambi menggelar pengajian dalam rangka menyambut awal Ramadan 1447 H dengan mengangkat tema “Akhlakmu yang Mengantarmu ke Surga”. Kegiatan ini berlangsung di Auditorium Rumah Dinas Gubernur Jambi pada Minggu 22 Februari 2026 dan dihadiri sekitar 130 peserta dari berbagai unsur majelis taklim dan organisasi perempuan di Provinsi Jambi.



Ketua PW BKMT Provinsi Jambi, Hj. Hesnidar Haris, SE, hadir didampingi Wakil Ketua II Prof. Dr. Maisah, M.Pd.I dan Wakil Ketua III Dra. Ekawati, M.Pd.I. Dalam sambutannya, Hj. Hesnidar Haris, SE., menyampaikan apresiasi atas antusiasme para peserta yang terdiri dari PW BKMT Provinsi Jambi, HPMJ Provinsi Jambi, dosen UIN STS Jambi, pengajian mitra, serta BKOW Provinsi Jambi.


Ia menegaskan bahwa tema pengajian hari ini sangat relevan dengan kehidupan sehari-hari. Menurutnya, akhlak memiliki posisi yang sangat penting, baik dalam hubungan seorang hamba dengan Allah SWT maupun dalam interaksi antarsesama manusia. “Akhlak yang baik menjadi fondasi utama dalam membangun kehidupan yang diridhai Allah SWT,” ujarnya.


Ke depan, lanjutnya, BKMT Provinsi Jambi akan menyelenggarakan pengajian terjadwal yang secara khusus membahas tema-tema mendasar seperti akidah, thaharah, adab, serta berbagai persoalan kehidupan sehari-hari lainnya. Program ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman dan pengamalan ajaran Islam di tengah masyarakat.


Dalam suasana penuh kekhusyukan, Ketua BKMT juga menyampaikan pesan spiritual kepada para peserta. Ia mengungkapkan bahwa ibu-ibu yang hadir dalam majelis tersebut termasuk orang-orang yang sedang mendatangi “taman surga” Allah SWT. Ia mengajak seluruh jamaah untuk menjadikan momentum pengajian sebagai sarana introspeksi diri. “Setiap kita tentu pernah melakukan kesalahan, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Dengan hadir di majelis ini, mari kita evaluasi diri dan berjanji untuk tidak mengulanginya di masa mendatang,” pesannya.



Sementara itu, dalam tausiyahnya, Ustaz H. Abdullah Firdaus, LC., MA., Ph.D., menegaskan bahwa akhlak merupakan substansi utama ajaran agama dan menjadi misi pokok kenabian. Ia menjelaskan bahwa manusia dituntut untuk berakhlak kepada Sang Pencipta (Al-Khaliq) sekaligus kepada sesama makhluk (Al-Makhluq).


Mengutip hadis Nabi Muhammad SAW riwayat At-Tirmidzi, ia menyampaikan, “Hal yang paling banyak memasukkan orang ke dalam surga adalah takwa kepada Allah SWT dan akhlak yang baik. Sedangkan perkara yang paling banyak menjerumuskan manusia ke dalam neraka adalah mulut dan kemaluan.”


Menurutnya, agama pada hakikatnya adalah keluhuran akhlak. Ia juga mengutip pandangan Ibnu Qayyim bahwa kualitas keberagamaan seseorang tercermin dari kualitas akhlaknya. Dalam Islam, jelasnya, ibadah memiliki tiga makna yang terintegrasi: sebagai bentuk kepatuhan kepada Allah SWT, sebagai media penyucian jiwa (tazkiyatun nafs), dan sebagai penguat hubungan sosial antarsesama.


Lebih lanjut, ia mengingatkan bahwa Ramadan bukan sekadar menahan lapar dan dahaga, tetapi juga menahan diri dari berbagai keburukan yang bersumber dari lisan, pandangan, dan pendengaran. Seorang mukmin dituntut untuk meningkatkan kesabaran dan ketaatan dengan menjalankan puasa di siang hari, salat tarawih di malam hari, memperbanyak membaca Al-Qur’an, serta meningkatkan sedekah, semuanya dilakukan atas dasar keimanan dan semata-mata mengharap ridha Allah SWT.


Pengajian ini diharapkan menjadi momentum penguatan akhlak dan spiritualitas umat, sekaligus mempererat ukhuwah di antara majelis taklim dan organisasi perempuan di Provinsi Jambi menjelang dan selama bulan suci Ramadan.