Jambinews.id - Indralaya - 11 Februari 2026, Prestasi membanggakan kembali ditorehkan sivitas akademika UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi. Dosen Program Studi Tadris Matematika, Ainun Mardia, M.Sc., meraih penghargaan Luaran Berprestasi kategori Publikasi pada Jurnal Internasional Bereputasi dalam momentum Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya yang diselenggarakan di Kampus Indralaya.
Penghargaan tersebut diberikan atas capaian dua artikel ilmiah yang berhasil terbit pada jurnal internasional terindeks Scopus Q1, kategori tertinggi dalam pemeringkatan jurnal akademik global.
Capaian ini menjadi indikator kontribusi nyata akademisi Indonesia dalam penguatan riset dan pengembangan ilmu pengetahuan di tingkat internasional.
Penghargaan diserahkan langsung oleh Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan Republik Indonesia, Agus Harimurti Yudhoyono, di hadapan para wisudawan, pimpinan perguruan tinggi, serta tamu undangan.
Dalam sambutannya, beliau menegaskan bahwa publikasi ilmiah bereputasi internasional merupakan salah satu tolok ukur kemajuan pendidikan tinggi sekaligus cerminan daya saing bangsa.
Dr. Ainun Mardia menempuh studi doktoral pada Program Studi Doktor Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Sriwijaya sebagai bagian dari komitmen peningkatan kompetensi akademik dan profesionalitas sebagai dosen.
Keberhasilannya menembus jurnal bereputasi internasional menunjukkan kapasitas dan kualitas riset dosen Indonesia yang mampu bersaing secara global.
Capaian tersebut tidak terlepas dari dukungan para pembimbing akademik, yakni Prof. Dr. Zulkardi, M.IKomp., M.Si. (Promotor), Prof. Ratu Ilma Indra Putri, M.Si. (Ko-Promotor), serta Prof. Dr. Kamid, M.Si. (Ko-Promotor) dari Universitas Jambi. Kolaborasi akademik yang intens dan konstruktif menjadi fondasi utama dalam menghasilkan luaran penelitian yang berkualitas dan berdampak.
Dalam keterangannya, Dr. Ainun Mardia menyampaikan bahwa proses studi doktoral menuntut ketekunan, disiplin, dan komitmen tinggi. Namun demikian, tantangan tersebut sebanding dengan kontribusi keilmuan yang dapat diberikan kepada masyarakat dan dunia pendidikan.
“Melanjutkan studi S3 bukan sekadar meraih gelar, melainkan ikhtiar intelektual untuk meningkatkan kualitas pendidikan serta menghasilkan karya ilmiah yang bermanfaat bagi bangsa,” ujarnya.
Ia juga menegaskan pentingnya budaya menulis dan publikasi ilmiah sebagai bagian dari tanggung jawab akademik seorang dosen. Menurutnya, publikasi internasional dapat dicapai melalui komitmen, kolaborasi, dan bimbingan yang tepat.
Prestasi ini diharapkan menjadi inspirasi bagi dosen dan tenaga pendidik, khususnya di lingkungan UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi, untuk terus meningkatkan kapasitas akademik melalui studi lanjut dan penelitian berkualitas.
Penguatan kompetensi melalui pendidikan doktoral serta produktivitas publikasi ilmiah merupakan langkah strategis dalam memperkokoh mutu pendidikan tinggi nasional.
Wisuda ke-182 Universitas Sriwijaya bukan sekadar seremoni kelulusan, tetapi juga momentum afirmasi komitmen terhadap pengembangan riset dan inovasi.
Capaian Dr. Ainun Mardia menjadi bukti bahwa dengan dedikasi, kerja keras, dan semangat pembelajaran sepanjang hayat, akademisi Indonesia mampu berkontribusi dan bersaing di kancah internasional.
