Jambinews.id - UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi menggelar Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) yang dirangkaikan dengan pengarahan Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama RI serta penyerahan Keputusan Menteri Agama (KMA) alih status bagi empat Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di Jambi. Kegiatan tersebut berlangsung di Lantai 2 Pascasarjana UIN STS Jambi, Telanaipura, Kota Jambi, Jumat (20/2/2026).
Kegiatan ini dihadiri oleh Wakil Rektor III Dr. Jamaluddin, M.Pd.I., Ketua dan Sekretaris Senat, para Kepala Biro, Direktur dan Wakil Direktur Pascasarjana, para Dekan dan Wakil Dekan, Ketua dan Sekretaris Lembaga, Ketua dan Sekretaris SPI, Kepala UPT, Koordinator Pusat, Ketua Program Studi, Kepala Bagian, Ketua Tim Kerja di lingkungan UIN STS Jambi, serta empat Rektor PTKIS se-Provinsi Jambi.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor II UIN STS Jambi, Dr. Pahmi, S.Y., M.Si., menyampaikan salam dari Rektor yang berhalangan hadir karena sedang menunaikan ibadah umrah.
Ia menegaskan bahwa pihak universitas telah melaksanakan rapat kerja dan menyusun sejumlah program strategis untuk tahun 2026.
“Kami telah merumuskan target-target, baik yang bersifat akademik maupun non-akademik. Untuk bidang akademik, kami menargetkan beberapa Program Studi agar dapat didorong menjadi prodi bertaraf internasional,” ujarnya.
Sementara itu, Dirjen Pendis Kementerian Agama RI, Prof. Dr. H. Amien Suyitno, M.Ag., dalam arahannya menyoroti hasil survei internal terkait kemampuan dasar mahasiswa, khususnya dalam membaca Al-Qur’an.
Ia mengungkapkan bahwa berdasarkan survei berbasis pengakuan diri (self-claimed survey), masih terdapat mahasiswa yang belum mampu membaca Al-Qur’an dengan baik.
Menurutnya, persoalan tersebut perlu ditangani secara tepat dan tidak semata-mata dibebankan melalui penambahan mata kuliah. Ia berpandangan bahwa pembinaan kemampuan membaca Al-Qur’an lebih efektif dilakukan melalui penguatan fungsi Ma’had (asrama pembinaan keagamaan), bukan dengan menjadikannya mata kuliah tersendiri.
“Hal-hal seperti ini sebaiknya ditangani di Ma’had, dibina dan diperbaiki secara sistematis, agar tidak menghabiskan alokasi jam perkuliahan,” tegasnya.
Melalui kegiatan Rakorpim ini, UIN STS Jambi menegaskan komitmennya dalam memperkuat tata kelola kelembagaan, meningkatkan mutu akademik, serta memperkokoh karakter keislaman mahasiswa sebagai bagian dari transformasi pendidikan tinggi keagamaan Islam di Provinsi Jambi.

