Dorong Pariwisata Tanpa Bebani APBD, Wali Kota Jambi Jemput Peluang Pembiayaan ke Kementerian Keuangan

Jambinews.id - Jakarta - Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan langkah progresif dalam mendorong pembangunan daerah, khususnya sektor pariwisata, melalui skema pembiayaan inovatif. Hal ini ditandai dengan kunjungan kerja Wali Kota Jambi, Dr. dr. H. Maulana, M.K.M, ke Direktorat Pengelolaan Dukungan Pemerintah dan Pembiayaan Infrastruktur Kementerian Keuangan Republik Indonesia, Kamis (23/4/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wali Kota Maulana didampingi Ketua TP PKK Kota Jambi, Dr. dr. Hj. Nadiyah, Sp.OG, serta sejumlah pejabat Pemerintah Kota Jambi. Pertemuan ini menjadi bagian dari strategi pemerintah daerah dalam mencari sumber pembiayaan alternatif di luar Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

Wali Kota Maulana menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak harus bergantung sepenuhnya pada APBD, melainkan dapat diperkuat melalui sinergi dengan pemerintah pusat dan pemanfaatan skema pembiayaan kreatif (creative financing). Pendekatan ini dinilai sebagai solusi inovatif dalam mendukung percepatan pembangunan, terutama di tengah keterbatasan anggaran daerah. 

“Creative financing merupakan pendekatan inovatif untuk mendanai proyek pembangunan dengan memanfaatkan sumber daya di luar APBN maupun APBD,” ujarnya. 

Dalam kesempatan tersebut, Pemerintah Kota Jambi juga memaparkan sejumlah program strategis yang membutuhkan dukungan pembiayaan, di antaranya pengembangan sektor pariwisata, sistem pengelolaan parkir, serta pengembangan layanan air bersih melalui PDAM. Seluruh usulan tersebut mendapat respons positif dari pihak Kementerian Keuangan. 

Lebih lanjut, Wali Kota Maulana menyampaikan bahwa langkah ini bukan pertama kali dilakukan. Sebelumnya, Pemkot Jambi telah berhasil merealisasikan sejumlah proyek pembangunan melalui kolaborasi dengan pemerintah pusat, seperti penanganan banjir Sungai Asam dan pembangunan danau resapan yang saat ini tengah berjalan.

Sebagai tindak lanjut, Pemerintah Kota Jambi akan menyiapkan proposal teknis guna mengakses berbagai sumber pembiayaan alternatif tersebut. Langkah ini sekaligus menegaskan komitmen Pemkot Jambi untuk terus adaptif terhadap kebijakan nasional serta menghadirkan solusi pembangunan yang berkelanjutan. 

Melalui strategi ini, Pemerintah Kota Jambi optimistis dapat mempercepat pengembangan sektor pariwisata tanpa membebani APBD, sekaligus mendorong terwujudnya visi pembangunan Kota Jambi yang lebih maju, inovatif, dan berdaya saing.