Wali Kota Jambi Resmikan Pondok Pesantren Al-Jazari Al-Mubarak, Salurkan Bantuan Sosial untuk Warga

Jambinews.id - Kota Jambi - Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam pembangunan berbasis spiritual dan sosial. Hal ini ditandai dengan peresmian Pondok Pesantren Al-Jazari Al-Mubarak Litahfizil Qur’an oleh Wali Kota Jambi, Maulana, yang didampingi Wakil Wali Kota Diza Hazra Aljosa, pada Rabu (8/4/2026). 

Peresmian pondok pesantren yang berlokasi di kawasan Penyengat Rendah, Kecamatan Telanaipura tersebut ditandai dengan penandatanganan prasasti serta pemberian bantuan operasional sebagai bentuk dukungan pemerintah terhadap pengembangan pendidikan keagamaan. 

Dalam rangkaian kegiatan yang sama, Pemerintah Kota Jambi juga menyalurkan berbagai bantuan sosial kepada masyarakat kurang mampu. Bantuan tersebut meliputi program bedah rumah bagi dua warga, serta bantuan kursi roda bagi dua penerima lainnya. Program ini merupakan hasil kolaborasi antara Pemkot Jambi dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Jambi melalui skema Rumah Layak Huni. 

Wali Kota Maulana dalam sambutannya menegaskan bahwa pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada infrastruktur fisik, tetapi juga menyentuh aspek spiritual masyarakat. Ia menyebut, kehadiran pondok pesantren menjadi bagian penting dalam mewujudkan visi “Kota Jambi Bahagia” yang agamis. 

“Keberadaan pondok pesantren ini diharapkan mampu mencetak generasi Qurani sekaligus menjadi investasi sosial dan spiritual jangka panjang bagi masyarakat,” ujarnya. 

Sementara itu, pengelola pondok pesantren, Ratumas Atiyah, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan pemerintah daerah. Ia berharap sinergi antara pemerintah dan masyarakat terus terjalin demi pengembangan lembaga pendidikan tersebut. 

Ketua Baznas Kota Jambi, Muhamad Fadil, juga menyampaikan harapan agar kegiatan ini menjadi langkah berkelanjutan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi warga yang membutuhkan. 

Momentum ini mencerminkan upaya Pemerintah Kota Jambi dalam mengintegrasikan pembangunan fisik dengan penguatan nilai-nilai sosial dan keagamaan, guna menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera dan berdaya.