Jambinews.id - Jambi - Kedekatan Rektor UIN Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., dengan mahasiswa disabilitas terlihat saat mengunjungi Stand PGAD Belajar Bahasa Isyarat pada kegiatan Bazar Pekan Lingkungan UIN STS Jambi 2026 yang berlangsung di halaman belakang Rektorat Lama UIN STS Jambi, Desa Simpang Sungai Duren, Jambi Luar Kota.
Dalam kunjungan tersebut, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd., tampak berbaur dan berdialog langsung dengan mahasiswa disabilitas serta para pendamping yang berada di stand. Suasana penuh kehangatan tercipta ketika Rektor menunjukkan ketertarikannya untuk mempelajari bahasa isyarat yang diperkenalkan oleh para mahasiswa.
“Coba praktikkan bahasa isyarat nama Rektor,” ujar Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd.,kepada mahasiswa disabilitas dan para pendamping di Stand PGAD Belajar Bahasa Isyarat.
Tidak hanya belajar bahasa isyarat, Rektor juga menyempatkan diri berbincang dengan salah seorang mahasiswa disabilitas yang hadir di lokasi.
“Kamu semester berapa? UKT kamu berapa?” tanyanya dengan penuh perhatian.
Keakraban terlihat begitu jelas saat Prof. Kasful Anwar duduk di tengah-tengah mahasiswa disabilitas dan mendengarkan cerita mereka. Kehadiran Rektor disambut antusias oleh para mahasiswa yang tampak bersemangat dan bahagia atas perhatian yang diberikan.
Pada kesempatan tersebut, Fauzi Ibnu Gama, Top 10 Duta Gender dan Anak Disabilitas, mewakili teman-teman disabilitas menyampaikan apresiasi atas kunjungan Rektor ke stand mereka.
“Hari ini stand kami sangat seru karena Pak Rektor berkunjung dan mau belajar bahasa isyarat bersama teman-teman tuli. Harapan kami, kegiatan seperti ini dapat terus diadakan karena menjadi salah satu sarana untuk memperkenalkan bahasa isyarat kepada masyarakat yang lebih luas,” ujar Fauzi.
Ia juga mengungkapkan rasa terima kasih kepada pimpinan kampus atas berbagai dukungan yang diberikan kepada mahasiswa disabilitas selama ini.
“Kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Pak Rektor karena UIN STS Jambi telah memberikan berbagai fasilitas yang mendukung kebutuhan mahasiswa disabilitas. Saat ini, kampus juga terus berkembang menjadi kampus yang inklusif dan ramah bagi seluruh mahasiswa,” tambahnya.
Kunjungan Rektor ke Stand PGAD Belajar Bahasa Isyarat menjadi bukti nyata komitmen UIN STS Jambi dalam membangun lingkungan pendidikan yang inklusif. Melalui perhatian dan keterlibatan langsung pimpinan kampus, diharapkan semangat kesetaraan, aksesibilitas, dan penghormatan terhadap keberagaman dapat terus tumbuh di lingkungan akademik UIN STS Jambi.

