Padukan 4 Pilar Pembelajaran, Dr. H. Kemas Imron Rosadi, M.Pd Minta Dosen Muda PKDP Lahirkan Inovasi Berdampak


Jambinews.id | Jambi - Universitas Islam Negeri (UIN) Sultan Thaha Saifuddin Jambi kembali menegaskan komitmennya dalam meningkatkan mutu akademik melalui penyelenggaraan kegiatan Peningkatan Kompetensi Dosen Pemula (PKDP). Kegiatan yang berlangsung interaktif ini diikuti oleh puluhan dosen muda di lingkungan internal UIN STS Jambi serta perwakilan dosen dari Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Swasta (PTKIS) di bawah wilayah Kopertais Wilayah XIII Jambi.


Dalam kesempatan strategis ini, Dr. H. Kemas Imron Rosadi, M.Pd hadir sebagai narasumber utama. Beliau membedah materi krusial yang menjadi fondasi utama seorang pendidik, yakni mengenai "Model, Pendekatan, Strategi, dan Metode Pembelajaran".

Dorong Dosen Muda Tampil Energik dan Berorientasi pada Mahasiswa

Di hadapan para peserta, Dr. Kemas Imron Rosadi menekankan pentingnya perubahan paradigma mengajar di era modern. Menurutnya, dosen muda memiliki modal besar berupa energi dan kedekatan generasi dengan mahasiswa, sehingga harus mampu menciptakan suasana kelas yang dinamis.

"Dosen muda harus energik dalam pembelajaran! Jangan lagi menggunakan pola lama yang monoton. Kita harus mampu memformulasikan model, pendekatan, strategi, dan metode pembelajaran yang sepenuhnya berorientasi pada mahasiswa (student-centered). Buat mahasiswa menjadi aktor aktif di kelas, bukan sekadar pendengar pasif," tegas Dr. Kemas Imron dalam paparannya.


Beliau juga menguraikan secara detail bagaimana menyatukan keempat unsur tersebut. Mulai dari menentukan pendekatan yang humanis, merancang strategi yang taktis, memilih metode operasional yang variatif, hingga membingkainya dalam sebuah model pembelajaran yang memiliki langkah-langkah (sintaks) yang jelas.

Melahirkan Keterbaharuan dan Dampak Nyata

Lebih lanjut, akademisi senior ini menjelaskan bahwa keberhasilan sebuah perkuliahan tidak hanya diukur dari nilai di atas kertas, melainkan dari output konkret yang dihasilkan oleh mahasiswa itu sendiri.

"Penerapan formulasi pembelajaran yang tepat pada mata kuliah yang diampu harus mampu menghasilkan keterbaharuan (novelty). Outputnya harus berdampak nyata, baik berupa prestasi di dunia akademik maupun kemanfaatan langsung dalam kehidupan sosial dan lingkungan bermasyarakat," tambahnya.

Kegiatan PKDP ini disambut antusias oleh para peserta. Melalui sesi diskusi dan simulasi, para dosen muda dari UIN STS Jambi dan Kopertais Wilayah XIII Jambi ini diajak langsung mempraktikkan penyusunan rencana pembelajaran inovatif yang siap diimplementasikan di kampus masing-masing.

Dengan pembekalan yang matang dari Dr. H. Kemas Imron Rosadi, M.Pd, diharapkan para dosen pemula ini mampu menjadi agen perubahan (agent of change) yang membawa mutu pendidikan tinggi keagamaan Islam di Jambi ke tingkat yang lebih tinggi.