Pemkot Jambi Gelar Dialog Publik Pengelolaan Sampah, Wujudkan Tata Kelola Partisipatif dan Berkelanjutan


Jambinews.id | Kota Jambi - Pemerintah Kota Jambi terus menunjukkan komitmennya dalam mewujudkan tata kelola persampahan yang lebih baik melalui pelibatan aktif berbagai elemen masyarakat. Sebagai bagian dari upaya tersebut, Pemkot Jambi menggelar Dialog Publik Pengelolaan Sampah yang menghadirkan akademisi, praktisi, media massa, organisasi masyarakat sipil, hingga para pemerhati lingkungan untuk memberikan masukan dan solusi konstruktif terkait pengelolaan sampah di Kota Jambi. 

Dialog yang berlangsung dalam suasana terbuka dan interaktif itu menjadi ruang bersama untuk menyerap aspirasi, kritik, serta berbagai pandangan yang berkembang di tengah masyarakat terkait transformasi sistem pengelolaan sampah yang tengah dijalankan Pemerintah Kota Jambi. Forum tersebut juga menjadi wadah memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam mencari solusi atas tantangan persampahan yang semakin kompleks. 

Wali Kota Jambi, Maulana, menegaskan bahwa persoalan sampah tidak dapat diselesaikan hanya oleh pemerintah semata. Dibutuhkan kolaborasi dan keterlibatan seluruh pemangku kepentingan agar sistem pengelolaan sampah dapat berjalan efektif, berkelanjutan, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Menurutnya, setiap kebijakan yang dilaksanakan akan terus dievaluasi dan disempurnakan melalui dialog serta masukan dari berbagai pihak.

Dalam forum tersebut, berbagai isu strategis dibahas, mulai dari pengelolaan sampah berbasis masyarakat, optimalisasi fasilitas pengolahan sampah, pengurangan timbulan sampah dari sumber, hingga penguatan edukasi dan perubahan perilaku masyarakat terhadap pengelolaan lingkungan. Diskusi juga menyoroti pentingnya inovasi dan dukungan teknologi dalam mendukung sistem persampahan yang lebih modern dan efisien. 

Sejalan dengan visi pembangunan berkelanjutan, Pemerintah Kota Jambi terus mendorong transformasi pengelolaan sampah melalui berbagai program strategis, termasuk penguatan bank sampah, pengelolaan berbasis komunitas, pemilahan sampah dari sumber, hingga peningkatan sarana dan prasarana pendukung kebersihan lingkungan. Langkah tersebut diharapkan mampu menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.

Melalui dialog publik ini, Pemkot Jambi menegaskan komitmennya untuk membangun tata kelola persampahan yang transparan, partisipatif, dan adaptif terhadap kebutuhan masyarakat. Masukan yang diperoleh dari berbagai kalangan akan menjadi bahan evaluasi sekaligus pijakan dalam penyempurnaan kebijakan pengelolaan sampah ke depan, demi mewujudkan Kota Jambi yang bersih, berdaya saing, dan berkelanjutan.