Jambinews.id | Jambi - Penelitian tumbuhan obat di desa penyangga Taman Nasional Kerinci Seblat (TNKS) memasuki tahap penelitian lapangan. Tim Program Studi Biologi FST UIN STS Jambi melakukan penelitian di Desa Rantau Kermas dan Desa Pulau Tengah, 24 Juni 2026.
Penelitian dilakukan melalui wawancara dengan masyarakat untuk menggali informasi mengenai jenis tumbuhan yang dimanfaatkan sebagai obat. Pendekatan tersebut digunakan untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal sekaligus mengidentifikasi potensi tumbuhan obat yang dimanfaatkan dalam kehidupan sehari-hari.
Dari penelitian tersebut, tim menemukan lebih dari 70 jenis tanaman obat yang dimanfaatkan masyarakat. Sebanyak 14 di antaranya tercatat dimanfaatkan untuk pengobatan berbagai penyakit.
Temuan tersebut menjadi data penting dalam penelitian karena memperlihatkan hubungan antara keanekaragaman tumbuhan di sekitar kawasan dengan pengetahuan masyarakat dalam memanfaatkannya. Data hasil wawancara selanjutnya menjadi bahan untuk proses identifikasi dan analisis lebih lanjut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari penelitian yang didanai LPDP melalui Program MoRA The Air Fund Kementerian Agama. Penelitian dipimpin H. Arfan, S.Th.I., M.Soc.Sc., Ph.D., bersama tim Prodi Biologi FST UIN STS Jambi yang terdiri dari Latusi Anggriani, M.Si., Aini Qomariah Manurung, M.Si., Hesti Riani, M.Si., Fevi Mawaddah Putri, M.Si., dan Ramazani Novanda, M.Pd.


0 Komentar