EWS SI-RUKUN Jadi Instrumen Efektif Pencegahan Konflik Keagamaan di Jambi

Jambinews.id | Jambi - Komitmen Kementerian Agama dalam menjaga stabilitas serta memperkuat kerukunan umat beragama kembali ditunjukkan melalui respons cepat terhadap laporan masyarakat. Melalui pemanfaatan Early Warning System (EWS) SI-RUKUN, potensi kesalahpahaman terkait penempatan Rupang Buddha di kawasan Bandara Sultan Thaha Jambi berhasil dideteksi sejak dini dan diselesaikan secara damai melalui mekanisme dialog.

Ketua Tim Kerukunan Umat Beragama Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jambi, Muhammad Bafadhal, mengatakan bahwa penanganan persoalan tersebut dilakukan dengan mengedepankan pendekatan dialogis yang melibatkan seluruh pihak terkait.

"Hal ini menjadi salah satu indikator bahwa Early Warning System (EWS) SI-RUKUN yang dimiliki Kementerian Agama mampu menjalankan fungsinya sebagai instrumen deteksi dini dalam mencegah potensi konflik antarumat beragama," ujarnya, Rabu (8/7/2026).

Menurut Muhammad, di Provinsi Jambi sistem EWS SI-RUKUN baru sekitar satu bulan disosialisasikan kepada masyarakat. Meski demikian, sistem tersebut telah memperoleh respons positif, ditandai dengan adanya laporan masyarakat mengenai potensi gangguan terhadap kerukunan umat beragama yang dapat segera ditindaklanjuti.

Ia menjelaskan, EWS SI-RUKUN dirancang sebagai instrumen respons cepat yang mengintegrasikan proses verifikasi, koordinasi, hingga fasilitasi dialog, sehingga berbagai potensi persoalan dapat diselesaikan secara tepat sebelum berkembang menjadi konflik.

Muhammad berharap masyarakat dapat memanfaatkan EWS SI-RUKUN sebagai sarana pelaporan dini terhadap berbagai potensi gangguan kerukunan, sehingga upaya pencegahan dapat dilakukan secara efektif dan kondusivitas kehidupan beragama tetap terjaga.

Sebelumnya, Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi telah memfasilitasi dialog yang berlangsung di Ruang Rapat Kanwil Kementerian Agama Provinsi Jambi pada Selasa (7/7/2026). Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Provinsi Jambi, Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Provinsi Jambi, Balai Pelestarian Kebudayaan Jambi, Pembimas Buddha Provinsi Jambi, PT Angkasa Pura Indonesia selaku pengelola Bandara Sultan Thaha Jambi, pimpinan organisasi keagamaan Buddha, tokoh agama Buddha, serta sejumlah instansi terkait.

Dialog berlangsung dalam suasana terbuka, penuh kekeluargaan, dan mengedepankan musyawarah sebagai langkah penyelesaian yang mengedepankan prinsip kebersamaan, saling menghormati, serta menjaga harmoni antarumat beragama di Provinsi Jambi.