Bahasa & Peradaban: Kiprah UIN STS Jambi dalam Penguatan Bahasa Daerah, Nasional, dan Internasional


Oleh : Dr. Pahmi Sy., S.Ag., M.Si.
Wakil Rektor Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi

Jambinews.id | Diskusi bersama Kepala Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa Kemendikdasmen RI, Bapak Hafidz Muksin, dengan dosen dan tenaga kependidikan UIN STS Jambi, yang sekaligus dirangkaikan dengan penandatanganan MoU antara kedua institusi tersebut, dilaksanakan pada hari Selasa, 4 Agustus 2026, di Amphiteater Rektorat UIN STS Jambi.

Dialog tersebut memberikan banyak ide dan gagasan, di antaranya mengenai upaya menggali bahasa lokal serta pengetahuan lokal masyarakat Melayu Jambi.

Bahasa merupakan fondasi utama lahirnya ilmu pengetahuan, peradaban, dan identitas suatu bangsa. Melalui bahasa, manusia menyampaikan gagasan, mewariskan nilai-nilai budaya, membangun tradisi akademik, serta menjalin komunikasi lintas budaya dan negara. Tidak berlebihan jika bahasa disebut sebagai pintu gerbang ilmu pengetahuan sekaligus jembatan yang menghubungkan masa lalu, masa kini, dan masa depan.

Sebagai perguruan tinggi keagamaan Islam negeri yang terus bertransformasi menuju universitas berdaya saing global, UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memiliki tanggung jawab strategis untuk mengembangkan budaya kebahasaan yang kokoh. Penguatan bahasa tidak hanya diarahkan pada penguasaan Bahasa Indonesia sebagai bahasa akademik dan Bahasa Arab maupun Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional, tetapi juga pada pelestarian Bahasa Jambi sebagai warisan budaya yang sarat nilai dan kearifan lokal.

Bahasa Jambi merupakan cerminan identitas masyarakat Melayu Jambi. Di dalamnya tersimpan sejarah, etika, falsafah hidup, dan nilai-nilai kebersamaan yang perlu diwariskan kepada generasi muda. Kampus memiliki peran penting dalam mendokumentasikan, meneliti, mengembangkan, dan mempromosikan bahasa daerah melalui penelitian, pengabdian kepada masyarakat, seminar, serta publikasi ilmiah. Dengan demikian, UIN STS Jambi tidak hanya menjadi pusat pengembangan ilmu pengetahuan, tetapi juga benteng pelestarian budaya daerah.

Pada saat yang sama, penguatan Bahasa Indonesia menjadi bagian penting dalam membangun tradisi akademik yang berkualitas. Kemampuan menulis karya ilmiah, menyusun artikel jurnal, menghasilkan buku, dan menyampaikan gagasan secara sistematis merupakan indikator kemajuan sebuah perguruan tinggi. Bahasa Indonesia yang baik dan benar akan memperkuat kualitas komunikasi ilmiah sekaligus meningkatkan daya saing lulusan di tingkat nasional.

Di era globalisasi, penguasaan Bahasa Arab dan Bahasa Inggris menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari. Bahasa Arab membuka akses terhadap khazanah keilmuan Islam klasik dan kontemporer, sedangkan Bahasa Inggris menjadi kunci kolaborasi internasional, publikasi pada jurnal bereputasi, pertukaran mahasiswa dan dosen, serta jejaring riset global. Penguatan kedua bahasa tersebut merupakan investasi strategis untuk mempercepat internasionalisasi UIN STS Jambi.

Budaya multibahasa yang dibangun secara seimbang akan melahirkan lulusan yang memiliki akar budaya yang kuat, kemampuan akademik yang unggul, dan wawasan global. Mahasiswa tidak hanya bangga terhadap identitas daerahnya, tetapi juga percaya diri berkomunikasi di tingkat nasional dan internasional. Inilah modal utama untuk menghasilkan sumber daya manusia yang adaptif, inovatif, dan kompetitif.

Ke depan, UIN STS Jambi diharapkan terus memperkuat ekosistem kebahasaan melalui pembelajaran yang inovatif, pusat-pusat pengembangan bahasa, kerja sama internasional, program sertifikasi kemampuan bahasa, serta penguatan budaya literasi di lingkungan kampus. Sinergi tersebut akan mempercepat lahirnya generasi akademisi yang mampu menjadi duta ilmu pengetahuan sekaligus duta budaya Indonesia di kancah dunia.

Merawat bahasa sejatinya adalah merawat peradaban. Ketika bahasa daerah tetap lestari, Bahasa Indonesia semakin bermartabat, dan bahasa internasional dikuasai dengan baik, maka terbuka ruang yang lebih luas bagi kemajuan ilmu pengetahuan, dialog antarbangsa, dan kontribusi Indonesia terhadap peradaban dunia. Dalam konteks inilah, UIN STS Jambi memiliki peran strategis sebagai pusat pengembangan ilmu, kebudayaan, dan peradaban yang berakar pada nilai-nilai keislaman, keindonesiaan, dan kemelayuan, sekaligus berorientasi pada masa depan yang mendunia.

Melalui Unit Pengembangan Bahasa (UPB) UIN STS Jambi yang saat ini diketuai oleh saudara Dr. Aris Dwi Nugroho, M.Pd., telah dibuka berbagai terobosan baru melalui kerja sama dengan berbagai institusi, penguatan kapasitas SDM, dan pemenuhan sarana prasarana. Dengan modal tersebut, pengembangan bahasa akan semakin masif, terukur, dan memenuhi target-target UIN STS Jambi.

Perguruan Tinggi UIN Sulthan Thaha Saifuddin Jambi memiliki tanggung jawab besar dalam membangun peradaban melalui bahasa. Kampus tidak hanya menjadi tempat belajar berbicara dan menulis, tetapi juga ruang untuk melahirkan gagasan, penelitian, inovasi, dan karya ilmiah yang bermanfaat bagi masyarakat. Tradisi membaca, berdiskusi, meneliti, dan menulis harus menjadi budaya akademik yang terus dipelihara agar ilmu pengetahuan berkembang secara berkelanjutan.

Pada akhirnya, membangun peradaban berarti membangun budaya literasi dan memuliakan bahasa. Bangsa yang menghargai bahasanya akan lebih mampu menjaga identitasnya, memperkuat persatuannya, dan berkontribusi terhadap kemajuan dunia. Oleh karena itu, investasi terbaik bagi masa depan bukan hanya pembangunan fisik, melainkan juga penguatan bahasa sebagai fondasi ilmu pengetahuan, karakter, dan peradaban manusia.