Rektor UIN STS Jambi Benchmarking ke UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Dalami Command Center hingga Smart Class

Jambinews.id | Pekalongan - Pengembangan perguruan tinggi tidak hanya ditentukan oleh kualitas akademik. Di tengah tuntutan transformasi digital dan tata kelola modern, perguruan tinggi juga dituntut memiliki infrastruktur yang mampu mendukung efektivitas layanan, keamanan data, proses pembelajaran, aktivitas mahasiswa, hingga penyelenggaraan berbagai agenda institusi.

Semangat tersebut menjadi bagian dari agenda Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sulthan Thaha Saifuddin (STS) Jambi, Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M.Pd., saat melakukan benchmarking ke Universitas Islam Negeri K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, Jumat (28/8/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UIN STS Jambi didampingi Wakil Rektor II Bidang Administrasi Umum, Perencanaan, dan Keuangan UIN STS Jambi, Dr. Pahmi Sy., M.Si. Dan  disambut langsung Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan (UIN Gus Dur), Prof. Dr. H. Zaenal Mustakim, M.Ag., Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kelembagaan, Dr. Nur Kholis, M.A., serta jajaran dekan, Kepala PTIPD dan Kepala Perpustakaan UIN Gus Dur.

Benchmarking dilakukan untuk melihat secara langsung berbagai praktik dan pengelolaan fasilitas strategis yang dikembangkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan. Sejumlah fasilitas yang menjadi perhatian dalam kunjungan tersebut meliputi ruang pusat kendali atau command center, monitoring room, server dan data center, smart class, perpustakaan, hingga Student Center.

Kunjungan tersebut berlangsung secara menyeluruh. Rektor UIN STS Jambi tidak hanya melihat kondisi fisik setiap fasilitas, tetapi juga berdialog dan melakukan tanya jawab secara langsung mengenai sistem kerja, fungsi, pengelolaan, pemanfaatan teknologi, serta pola pengoperasian masing-masing fasilitas.

Setiap ruangan dan perangkat ditinjau satu per satu. Penjelasan diberikan secara langsung oleh Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan bersama para penanggung jawab pada masing-masing bidang.

Melihat dari Dekat Pusat Kendali Kampus

Salah satu fasilitas yang menjadi perhatian adalah command center atau pusat kendali dan monitoring room.

Ruang tersebut menjadi bagian penting dalam mendukung sistem pemantauan berbagai aktivitas di lingkungan perguruan tinggi. Pemanfaatan teknologi memungkinkan informasi diperoleh secara lebih cepat sehingga dapat membantu pengelola dalam melakukan pemantauan dan mengambil keputusan.

Dalam sesi tersebut, Rektor UIN STS Jambi menggali informasi mengenai mekanisme pengelolaan ruang kendali, sistem pemantauan, perangkat yang digunakan, hingga bagaimana fasilitas tersebut diintegrasikan dengan kebutuhan tata kelola kampus.

Dialog berlangsung dua arah. Setiap penjelasan yang diberikan menjadi bahan bagi Rektor UIN STS Jambi untuk melihat kemungkinan penerapan dan pengembangan sistem serupa sesuai kebutuhan UIN STS Jambi.

Data Center sebagai Infrastruktur Strategis

Perhatian berikutnya diarahkan pada server dan data center.

Di era transformasi digital, pusat data menjadi salah satu infrastruktur vital bagi perguruan tinggi. Berbagai layanan akademik, administrasi, sistem informasi, hingga layanan digital bagi mahasiswa dan tenaga kependidikan membutuhkan dukungan infrastruktur teknologi informasi yang andal.

Karena itu, peninjauan terhadap data center tidak hanya berkaitan dengan perangkat yang digunakan, tetapi juga bagaimana sistem tersebut dikelola, dipelihara, diamankan, dan dimanfaatkan untuk mendukung keberlangsungan layanan institusi.

Dalam kunjungan tersebut, Rektor UIN STS Jambi bersama rombongan mendapatkan penjelasan langsung mengenai fasilitas dan sistem pengelolaan pusat data yang dikembangkan UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan.

Pembelajaran Berbasis Smart Class

Benchmarking kemudian berlanjut pada fasilitas smart class.

Ruang pembelajaran berbasis teknologi menjadi salah satu gambaran perubahan wajah pendidikan tinggi. Kelas tidak lagi hanya dipahami sebagai ruang fisik tempat dosen dan mahasiswa bertemu, tetapi berkembang menjadi ruang pembelajaran yang didukung perangkat teknologi dan sistem digital.

Fasilitas smart class yang ditinjau menjadi bahan diskusi mengenai bagaimana teknologi digunakan untuk meningkatkan kualitas proses pembelajaran serta memberikan pengalaman belajar yang lebih adaptif bagi mahasiswa.

Selain fasilitas pembelajaran, rombongan juga meninjau perpustakaan.

Perpustakaan dipandang sebagai salah satu jantung akademik perguruan tinggi. Karena itu, pengelolaan ruang, layanan, fasilitas, serta pemanfaatan teknologi menjadi bagian yang turut diperhatikan dalam agenda benchmarking tersebut.

Student Center, Pusat Aktivitas dan Kegiatan Besar

Salah satu fasilitas yang mendapat perhatian dalam kunjungan tersebut adalah Student Center.

Gedung tersebut memiliki fungsi yang cukup luas. Selain menjadi pusat aktivitas mahasiswa, fasilitas itu juga digunakan sebagai tempat pertemuan dan penyelenggaraan berbagai kegiatan institusi, termasuk pelaksanaan wisuda dengan kapasitas lebih dari 3.000 orang.

Kapasitas yang besar tersebut memberikan gambaran tentang bagaimana sebuah perguruan tinggi menyiapkan fasilitas yang dapat mengakomodasi kegiatan dalam skala besar tanpa mengabaikan fungsi kemahasiswaan.

Bagi UIN STS Jambi, fasilitas tersebut menjadi salah satu referensi dalam melihat kebutuhan pengembangan infrastruktur kampus yang mampu menjawab kebutuhan sivitas akademika dan kegiatan institusi pada masa mendatang.

Benchmarking Bukan Sekadar Membandingkan

Benchmarking pada dasarnya bukan sekadar melihat fasilitas milik perguruan tinggi lain.

Lebih dari itu, benchmarking merupakan proses pembelajaran kelembagaan dengan melihat praktik yang telah diterapkan institusi lain, memahami prosesnya, kemudian mengidentifikasi bagian-bagian yang relevan untuk dikembangkan sesuai kebutuhan organisasi.

Karena itu, kunjungan Rektor UIN STS Jambi ke UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan tidak berhenti pada kegiatan melihat-lihat fasilitas.

Setiap ruang menjadi objek pembelajaran. Setiap perangkat menjadi bahan diskusi. Setiap penjelasan dari pengelola menjadi referensi untuk melihat kemungkinan pengembangan di UIN STS Jambi.

Keterlibatan langsung Rektor UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan beserta para penanggung jawab masing-masing bidang juga membuat proses benchmarking berlangsung lebih substantif.

Penjelasan tidak hanya diberikan dari sisi konsep, tetapi juga mengenai bagaimana fasilitas tersebut digunakan dan dikelola dalam praktik sehari-hari.

Membangun Kampus Masa Depan

Bagi UIN STS Jambi, pengalaman tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat perencanaan pengembangan kampus.

Kehadiran command center, data center, smart class, perpustakaan modern, serta Student Center bukan semata-mata persoalan membangun gedung atau menyediakan perangkat teknologi.

Di balik seluruh fasilitas tersebut terdapat kebutuhan terhadap perencanaan yang matang, pengelolaan anggaran yang efektif, sumber daya manusia yang kompeten, sistem keamanan, pemeliharaan berkelanjutan, serta tata kelola yang terintegrasi.

Di sinilah nilai penting benchmarking.

UIN STS Jambi tidak sekadar melihat apa yang telah dibangun oleh UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan, tetapi juga mempelajari bagaimana fasilitas tersebut direncanakan, dioperasikan, dan dimanfaatkan untuk mendukung visi perguruan tinggi.

Kunjungan tersebut sekaligus menjadi bagian dari ikhtiar UIN STS Jambi untuk terus membuka ruang pembelajaran kelembagaan.

Melihat praktik terbaik, berdialog dengan pengelola, mengukur kebutuhan, dan kemudian merumuskan langkah yang sesuai dengan karakteristik UIN STS Jambi.

Sebab membangun kampus masa depan tidak cukup hanya dengan menghadirkan teknologi.

Yang lebih penting adalah memastikan teknologi tersebut mampu memperkuat tata kelola, meningkatkan kualitas layanan, mendukung proses pembelajaran, memberikan ruang tumbuh bagi mahasiswa, serta menghadirkan lingkungan akademik yang semakin modern, aman, efektif, dan berkualitas.

Benchmarking ke UIN K.H. Abdurrahman Wahid Pekalongan pun menjadi bagian dari perjalanan tersebut: belajar dari pengalaman, mengambil praktik baik, dan membawa pulang gagasan untuk dikembangkan demi kemajuan UIN STS Jambi.