Di Tengah Kepungan Asap, Puskesmas Tantan Ajak Warga Lindungi Diri


Jambinews.id | Muaro Jambi - Kabut asap perlahan mengubah suasana. Udara yang biasanya dihirup tanpa pikir panjang kini membutuhkan perhatian lebih. Di tengah kondisi asap dan kebakaran hutan, Puskesmas Tantan, Kabupaten Muaro Jambi, mengajak masyarakat untuk tidak mengabaikan kesehatan.

Pada Kamis (10/9/2026), Puskesmas Tantan membagikan masker secara gratis kepada anak-anak sekolah dan masyarakat umum yang datang berobat. Bagi tenaga kesehatan, masker bukan sekadar pelindung wajah, tetapi menjadi salah satu langkah sederhana untuk mengurangi paparan asap dan udara kotor.


Kepala Puskesmas Tantan, Ns. Hodijah, S.Kep., mengatakan pembagian masker tersebut merupakan bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat agar lebih peduli terhadap kesehatan di tengah kondisi udara yang kurang baik.

“Kepala Puskesmas Tantan membagikan masker secara gratis kepada anak sekolah dan masyarakat umum yang berobat,” kata Hodijah.

Imbauan itu ditujukan kepada masyarakat di seluruh wilayah kerja Puskesmas Tantan, yakni Desa Tantan, Kedotan, Keranggan, dan Rantau Majo. Warga diminta menggunakan masker ketika harus beraktivitas di luar rumah.

Namun, perhatian lebih diberikan kepada kelompok yang rentan terhadap gangguan kesehatan, seperti anak-anak berusia di bawah lima tahun, lanjut usia, ibu hamil, serta masyarakat yang mengalami penyakit ISPA maupun memiliki riwayat penyakit jantung.

Bagi kelompok tersebut, paparan udara yang tercemar dapat menjadi persoalan kesehatan yang tidak boleh dianggap sepele. Karena itu, mengurangi aktivitas di luar ruangan menjadi salah satu langkah pencegahan yang dianjurkan.

Menjaga Tubuh Tetap Terhidrasi

Di tengah kondisi udara yang penuh asap, menjaga kondisi tubuh juga menjadi bagian penting dari upaya perlindungan kesehatan.

Puskesmas Tantan mengimbau masyarakat memperbanyak minum air putih. Konsumsi buah dan sayuran juga dianjurkan untuk membantu menjaga stamina tubuh.

“Diharapkan perbanyak minum air putih, makan buah dan sayur untuk menjaga stamina agar tetap sehat,” ujar Hodijah.

Imbauan tersebut menjadi pengingat bahwa menjaga kesehatan tidak selalu harus dimulai dengan langkah besar. Menggunakan masker, membawa air putih, mengurangi aktivitas di luar ruangan, serta memperhatikan kondisi tubuh merupakan langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat.

Jangan Abaikan Gejala

Yang tak kalah penting adalah mengenali tanda-tanda ketika tubuh mulai terdampak kondisi udara.

Puskesmas Tantan meminta masyarakat segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami batuk, sesak napas, atau mata terasa perih.

“Jika ditemukan sesak napas, batuk, dan mata perih, silakan periksa ke Puskesmas Tantan,” kata Hodijah.

Pesan tersebut menjadi bagian dari upaya Puskesmas Tantan untuk memastikan masyarakat tidak menunggu kondisi kesehatan memburuk sebelum mencari pertolongan.

Di tengah kepungan asap, kepedulian terhadap kesehatan menjadi tanggung jawab bersama. Masker yang dibagikan mungkin terlihat sederhana, tetapi di baliknya terdapat pesan penting: masyarakat perlu lebih waspada, mengenali risiko, dan saling mengingatkan untuk menjaga kesehatan.

“Mari bersama menjaga kesehatan dan keselamatan diri di tengah kondisi asap dan kebakaran hutan,” demikian imbauan Puskesmas Tantan.