Jambinews.id | Denpasar, 14 September 2026 - Institut Bisnis dan Teknologi Indonesia (INSTIKI) Bali sukses menyelenggarakan Lokakarya Penyusunan & Persiapan Penerbitan Buku Ajar “PROGRAM BAKTI INSTIKI” secara daring melalui Zoom, Senin (14/9/2026). Kegiatan ini dihadiri oleh pimpinan INSTIKI Bali serta seluruh dosen di lingkungan INSTIKI dan menghadirkan Sepriano, M.Kom., CBPA., Dosen Fakultas Sains dan Teknologi Program Studi Sistem Informasi Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, sebagai narasumber.
Kegiatan ini menjadi bagian dari komitmen INSTIKI Bali dalam meningkatkan kapasitas dan produktivitas akademik dosen, khususnya dalam menghasilkan buku ajar yang berkualitas, sistematis, relevan, serta mendukung proses pembelajaran di perguruan tinggi. Melalui program tersebut, para dosen didorong untuk tidak hanya aktif dalam kegiatan pembelajaran dan penelitian, tetapi juga menghasilkan karya akademik yang dapat dimanfaatkan secara luas oleh mahasiswa dan sivitas akademika.
Lokakarya mengangkat topik “Penyusunan & Persiapan Penerbitan Buku Ajar Program Bakti INSTIKI” dengan fokus pembahasan pada proses penyusunan naskah buku ajar mulai dari tahap perencanaan, penentuan tema dan judul, penyusunan struktur buku, pengembangan materi, hingga persiapan naskah sebelum masuk ke tahap penerbitan.
Dalam pemaparannya, Sepriano menyampaikan berbagai pengalaman dan pengetahuan praktis mengenai penyusunan serta penerbitan buku ajar. Peserta mendapatkan pemahaman mengenai bagaimana menyusun buku ajar yang memiliki struktur yang jelas, materi yang sesuai dengan capaian pembelajaran, bahasa yang mudah dipahami mahasiswa, serta memiliki nilai akademik yang dapat dipertanggungjawabkan.
Pembahasan juga mencakup berbagai aspek teknis yang perlu diperhatikan dosen dalam menyiapkan naskah buku ajar. Mulai dari menentukan sasaran pembaca, merancang daftar isi, mengembangkan materi setiap bab, menyusun referensi, memperhatikan aspek kebahasaan, hingga menyiapkan naskah agar sesuai dengan standar penerbitan buku akademik.
Sepriano juga memberikan gambaran mengenai tahapan penerbitan buku, sehingga para dosen tidak hanya memahami bagaimana menulis buku ajar, tetapi juga mengetahui proses yang perlu dilalui setelah naskah selesai disusun. Pemahaman tersebut meliputi proses penyuntingan, penataan naskah, desain sampul, penerbitan, ISBN, hingga strategi distribusi dan publikasi buku.
Kegiatan berlangsung mulai pukul 10.00 WITA hingga selesai. Sesi penyampaian materi oleh Sepriano berlangsung pada pukul 10.30–11.30 WITA dan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang dimoderatori oleh Gung Ekayana, M.T.
Antusiasme peserta terlihat selama kegiatan berlangsung. Para dosen aktif mengikuti materi dan mengajukan berbagai pertanyaan, terutama terkait teknis penyusunan buku ajar, penentuan struktur dan sistematika buku, pemilihan referensi, proses editorial, persiapan naskah, hingga mekanisme penerbitan buku ajar melalui penerbit profesional.
Sesi diskusi berlangsung interaktif karena peserta tidak hanya mendapatkan penjelasan secara teoritis, tetapi juga memperoleh gambaran praktis mengenai berbagai hal yang perlu dipersiapkan sebelum sebuah naskah buku ajar diterbitkan. Berbagai pertanyaan yang disampaikan peserta menunjukkan tingginya minat dosen INSTIKI Bali untuk mengembangkan karya akademik dalam bentuk buku ajar.
Kegiatan berlangsung dengan sukses, tertib, dan lancar dari awal hingga akhir. Kehadiran pimpinan dan seluruh dosen INSTIKI Bali juga menjadi bentuk dukungan terhadap pengembangan budaya akademik dan peningkatan produktivitas karya ilmiah di lingkungan perguruan tinggi.
Melalui lokakarya ini, para dosen diharapkan semakin memahami pentingnya buku ajar sebagai salah satu sumber pembelajaran yang dapat memperkuat proses pendidikan di perguruan tinggi. Buku ajar yang disusun secara sistematis dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran diharapkan dapat membantu mahasiswa memperoleh materi pembelajaran yang lebih terarah sekaligus menjadi kontribusi akademik dosen bagi pengembangan ilmu pengetahuan.
Program Bakti INSTIKI juga diharapkan menjadi wadah yang mampu mendorong lahirnya lebih banyak buku ajar dari dosen-dosen INSTIKI Bali. Produktivitas tersebut tidak hanya menjadi bagian dari pengembangan kompetensi akademik dosen, tetapi juga dapat memperkuat rekam jejak institusi dalam menghasilkan karya ilmiah dan sumber pembelajaran yang berkualitas.
Kolaborasi antara INSTIKI Bali dan Penerbit Sonpedia melalui kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mendukung proses tersebut. Sinergi antara perguruan tinggi dan penerbit profesional diharapkan dapat memberikan pendampingan yang lebih komprehensif kepada para dosen, mulai dari tahap perencanaan dan penulisan hingga naskah siap diterbitkan dan dimanfaatkan oleh masyarakat akademik.
Dengan terselenggaranya lokakarya ini, INSTIKI Bali menunjukkan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan kualitas sumber daya manusia dan produktivitas akademik dosen. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk membangun budaya menulis dan menerbitkan buku di lingkungan perguruan tinggi, sehingga semakin banyak karya akademik dosen yang dapat memberikan manfaat bagi mahasiswa, institusi, serta pengembangan ilmu pengetahuan di Indonesia.

