Milad ke-60, MD KAHMI Muaro Jambi Bedah Persoalan Karhutla dan Tata Kelola Lingkungan


Jambinews.id | Muaro Jambi - Memasuki usia matang ke-60 tahun, Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (MD KAHMI) Kabupaten Muaro Jambi menggelar peringatan Milad dengan cara yang bernas. Organisasi para alumni HMI ini memilih untuk menghadirkan ruang dialektika kritis melalui diskusi publik bertajuk "Karhutla di Muaro Jambi: Bencana, Tata Kelola dan Masa Depan Lingkungan".

Kegiatan yang dihelat di kawasan Mendalo Corner ini tidak sekadar menjadi ajang seremonial, melainkan wadah strategis untuk membedah persoalan menahun terkait kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kerap menjadi ancaman sitemis bagi bumi Sepucuk Jambi Semerbak.


Ketua MD KAHMI Muaro Jambi, Yasril, dalam pandangannya menyampaikan bahwa di usia enam dekade ini, KAHMI harus terus hadir sebagai lokomotif gagasan dan solusi atas berbagai persoalan krusial di tengah masyarakat, termasuk dalam isu tata kelola lingkungan dan mitigasi bencana ekologis.

"Usia 60 tahun adalah momentum refleksi bagi KAHMI. Melalui forum diskusi ini, kita ingin menolak lupa bahwa ancaman karhutla bukan sekadar bencana musiman, tetapi menyangkut persoalan tata kelola yang membutuhkan komitmen lintas sektoral secara berkelanjutan," ujar Yasril, Sabtu (26/9/2026).

Sementara itu, apresiasi senada turut disampaikan oleh Wakil Ketua Majelis Wilayah (MW) KAHMI Provinsi Jambi, Dr. Fuad Muchlis. Ia menilai bahwa kehadiran forum lintas perspektif yang diinisiasi oleh MD KAHMI Muaro Jambi sangat relevan untuk mendorong langkah-langkah konkret pencegahan karhutla agar tidak terus berulang di masa mendatang.

"Forum semacam ini memperkuat peran strategis alumni KAHMI sebagai bagian dari elemen intelektual publik yang terus peduli terhadap masa depan lingkungan dan pembangunan daerah," pungkas Fuad Muchlis.

Diskusi publik yang berlangsung interaktif ini turut dihadiri oleh berbagai elemen masyarakat, akademisi, serta pemangku kepentingan terkait, dengan harapan mampu merumuskan rekomendasi taktis bagi penanggulangan karhutla di Kabupaten Muaro Jambi ke depan. (Red)