Penanaman Pohon di UIN STS Jambi, Dirjen Pendis : Tegaskan Ekoteologi Bukan Sekadar Seremonial



Jambinews.id - Pendidikan - Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kementerian Agama Republik Indonesia, Prof. Dr. H. Suyitno, M.Ag., bersama Staf Khusus Menteri Agama RI Bidang Kebijakan Publik, Media, dan Pengembangan SDM, Dr. Drs. Ismail Cawidu, M.Si., didampingi Rektor UIN STS Jambi Prof. Dr. H. Kasful Anwar, M. Pd, dan jajaran pimpinan Universitas Islam Negeri Sultan Thaha Saifuddin (UIN STS) Jambi, melaksanakan kegiatan penanaman pohon di lingkungan UIN STS Jambi, Senin (1/6/2026).




Kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi program ekoteologi yang tengah digalakkan Kementerian Agama RI sebagai upaya membangun kesadaran dan tanggung jawab bersama terhadap pelestarian lingkungan.

Dalam kesempatan itu, Prof. Suyitno menegaskan bahwa gerakan ekoteologi harus diwujudkan melalui aksi nyata yang berkelanjutan.

“Hari ini kita melaksanakan penanaman pohon sebagai langkah awal implementasi ekoteologi. Sesuai amanah Menteri Agama, ekoteologi tidak boleh berhenti pada tataran retorika atau kegiatan seremonial semata, tetapi harus diwujudkan dalam tindakan nyata yang memberikan dampak bagi lingkungan,” ujarnya.

Menurutnya, keberhasilan program penghijauan tidak hanya terletak pada banyaknya pohon yang ditanam, melainkan pada komitmen untuk merawat dan menjaga pertumbuhannya.

“Menanam itu mudah, tetapi yang lebih penting adalah merawat. Pohon-pohon yang ditanam hari ini harus dijaga, dirawat, dan terus diperbanyak agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang,” tegasnya.

Ia juga mengajak seluruh civitas akademika UIN STS Jambi untuk berpartisipasi aktif dalam gerakan penghijauan kampus dengan menanam dan merawat pohon secara berkelanjutan.

“Kami berharap setiap dosen dan mahasiswa memiliki minimal satu pohon yang menjadi tanggung jawabnya. Pastikan pohon tersebut tumbuh dengan baik hingga memberikan manfaat bagi lingkungan,” tambahnya.

Melalui kegiatan penanaman pohon ini, UIN STS Jambi diharapkan dapat menjadi pelopor kampus hijau yang mengintegrasikan nilai-nilai keislaman, pendidikan, dan kepedulian lingkungan dalam kehidupan akademik maupun sosial kemasyarakatan.